Kamis, 26 April 2012

CR7 DAN KUTUKAN TENDANGAN PENALTY


Cristiano Ronaldo memiliki sejarah tidak baik dalam urusan tendangan penalti di Liga Champions. Terutama dalam babak adu penalti. Sebelum kegagalannya menaklukkan Manuel Neuer tadi pagi, CR7 juga bermasalah dalam drama serupa di final Liga Champions musim 2008/2009. Adakah kutukan tendangan penalti untuk Ronaldo di Liga Champions?

Hari-hari Ronaldo bersama Real Madrid adalah hari-hari paling menghibur. Di klub Ibukota Spanyol, CR7 sudah mencetak lebih dari 100 gol di Liga Spanyol hanya dalam tiga musim. Urusan tendangan penalti, jangan ditanya lagi. Dalam tiga tahun, ada 27 penalti yang dieksekusinya dalam 90 menit.

Hanya satu yang gagal, yaitu ketika tanggal 5 Desember 2009. Ketika itu, berhadapan dengan Diego Alves yang saat itu berkostum Almeria, CR7 harus menerima tendangannya dimentahkan sang kiper. Selebihnya, hingga saat ini, tendangan 12 pas adalah makanan yang selalu disantap oleh Ronaldo dengan sempurna.

Lain di liga domestik, lain pula di Liga Champions. Musim 2007/2008, Ronaldo pernah mengalami masa-masa yang berat. Dalam dua kesempatan di tiga pertandingan Manchester United musim tersebut, CR7 gagal mengeksekusi penalti.

Kegagalan pertama terjadi pada semifinal leg pertama Liga Champions musim 2007/2008. Saat itu, Manchester United berhadapan dengan Barcelona di Camp Nou. United memiliki peluang untuk memenangi laga pada menit ketiga. Barcelona dihukum penalti setelah Gabriel Milito kedapatan menyentuh bola dengan tangan.

Namun, tembakan CR7 tampaknya malu dengan 95 ribu penonton yang memadati Camp Nou sehingga melebar. Partai tersebut berakhir 0-0. Namun, United tetap lolos karena di leg kedua menang 1-0.
Di partai final menghadapi Chelsea, lagi-lagi Ronaldo gagal menendang penalti. Bukan dalam waktu normal, memang. Melainkan dalam keadaan yang sama seperti keadaan pagi ini, drama adu penalti. Ronaldo sebagai penendang penalti ketiga United, gagal setelah tembakannya diselamatkan Petr Cech.


Beruntunglah John Terry sebagai penendang penalti kelima Chelsea, terpeleset sehingga skor sama kuat 4-4. Pada akhirnya, Setan Merah menang 6-5 setelah penalti Giggs masuk sedang Nicolas Anelka tak bisa menaklukkan Edwin Van Der Sar.
Pagi ini, setelah hampir empat tahun, virus gagal penalti kembali menjangkiti Cristiano Ronaldo. Kali ini, tidak ada penyelamat lagi seperti dua partai sebelumnya. Bayern Muenchen, melanjutkan tradisi wakil Jerman (termasuk timnas Jerman) yang memang spesialis adu tendangan penalti.


0 komentar:

Posting Komentar