Rabu, 16 Mei 2012

Jelang Final Liga Champions - Bayern Dihantui 'Kutukan' Klub Inggris



Beritabola.com Jakarta - Bayern Munich bertekad mengalahkan Chelsea untuk terhindar dari musim tanpa gelar. Namun, Die Roten punya sejarah buruk melawan wakil Inggris di final kompetisi Eropa.

Dikutip dari situs resmi UEFA, Bayern cuma menang sekali dari empat final Eropa melawan klub Inggris sementara tiga sisanya berakhir dengan kekecewaan.


Satu-satunya kemenangan didapatkan The Bavarians kala menundukkan Leeds United di final Piala Eropa (format lama Liga Champions)1974-75 dengan skor 2-0 lewat gol dari Franz Roth dan Gerd Mueller. Ini adalah trofi Eropa kedua buat klub jagoan Jerman itu.


Di ajang yang sama, tujuh tahun kemudian, Bayern kembali dipaksa mengakui ketangguhan klub Inggris. Menghadapi Aston Villa di Rotterdam, Bayern bertekuk lutut lewat gol tunggal Peter Whithe untuk memberi The Villans trofi juara Eropa pertamanya.


Setelah berganti format menjadi Liga Champions, Bayern lagi-lagi diganjal oleh klub dari negeri Ratu Elizabeth II ini. Pada final musim 1998-99, Bayern kalah secara dramatis nan meyakitkan oleh Manchester United.


Setelah unggul 1-0 lewat Mario Basler di menit keenam, FC Hollywood akhirnya harus gigit jari setelah gol dari Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solsjaer memastikan kemenangan The Red Devils di masa injury time.


Semusim kemudian Bayern merengkuh titel Eropa keempatnya dengan mengalahkan wakil Spanyol Valencia lewat adu penalti 5-4 usai imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.


Sayangnya, Bayern gagal melengkapi gelarnya setelah kandas di tangan Liverpool dengan skor 2-3 di Monaco dalam perebutan gelar Piala Super Eropa.


Bagaimana dengan Chelsea? The Blues berhasil memenagi satu-satunya final UEFA melawan tim Jerman dengan Gianfranco Zola mencetak gol tunggal di musim 1997/98 dalam ajang Piala Winners melawan Stuttgart.


Kini, Bayern berharap bisa menghapus kutukan klub Inggris saat menghadapi Chelsea di Allianz Arena, Minggu (20/5/2012) dinihari WIB.
(dtc/rin) Sumber: detiksport

0 komentar:

Posting Komentar