Rabu, 06 Juni 2012

Tiba di Polandia, Tim Matador Disambut Secara Meriah




[WARSAWA]  Bunyi trompet serta kibaran bendera di sepanjang jalan menyambut kedatangan tim Spanyol di Polandia, Selasa, ketika mereka berusaha menjadi negara pertama yang meraih gelar kejuaraan sepak bola Eropa itu dua kali berturut-turut.


Tim asuhan Vicente Del Bosque itu terbang ke kota pelabuhan di Gdansk di utara Polandia, kemudian jalan darat ke kota kecil Gniewino, sekitar 70 kilometer, tempat markas mereka selama turnamen itu berlangsung.


Bendera Spanyol berwarna merah kuning terlihat dimana-mana di kota itu, dimana La Roja - - juara dunia setelah menang di Afrika Selatan dua tahun lalu -- dielu-elukan para pendukung ketika menyambut kedatangannya.


Tim favorit dalam turnamen itu, yang diperkuat banyak pemain bintang Real Madrid "Galacticos" serta Barcelona, akan bertemu dengan Italia di Gdansk, Minggu, pada laga Grup C, yang juga diisi Republik Irlandia dan Kroasia.


Italia, baru-baru ini digoncang kasus pengaturan pertandingan yang melibatkan pemain Seri A, tiba lebih awal Selasa di kota selatan Krakow dengan menggunakan pesawat carter dari Pisa.


Ratusan anak-anak berkumpul menyambut tim Azzuri, meneriakkan nama pemain bintang muda dari Manchester United Mario Balotelli, yang menjadi salah satu pemain idola mereka dalam turnamen itu.


Spanyol mendapat pompaan semangat sebelum naik pesawat ke Polandia, karena pemain tengah mereka Cesc Fabregas dapat berkumpul bersama temannya dengan menggunakan kereta api, setelah dinyatakan sehat dari cedera paha saat membantu Barcelona meraih kemenangan 3-0 di kompetisi Piala Spanyol bulan lalu.


Federasi Sepak Bola Spanyol mengatakan, bek murn dari Real Madrid Alvaro Arbeloa berlatih terpisah karena nyeri punggung sedangkan striker Sevilla Jesus Navas harus ke rumah sakit untuk menjalani sinar X atas memar pada tangan kanannya.


Kroasia dan Republik Irlandia bermarkas di dekat Warsawa dan Gdansk dan sekitar 13.000 penonton menyaksikan sesi latihan tim Irlandia.


Pelatih Giovanni Trapattoni menggambarkan hangatnya penyambutan itu sebagai "kejutan besar" dan menambahkan, "Saya dengar ada sekitar 1000 sampai 2000 orang yang akan datang. Ini amat fantastik. Saya kira kami harus membayarnya dengan rasa hormat mendalam atas kebaikan yang kami terima hari ini." Sedangkan striker veteran Lazio, Miroslav Klose, memberikan pernyataan jelas tentang keinginan Jerman, menerangkan rencana merayakan ulang tahunnya ke-34 Sabtu dengan memenangi laga awal mereka.


"Secara sederhana, saya menginginkan tiga poin. Saya mendambakan kemenangan," kata Klose, yang sudah tampil 116 kali untuk membela tim negaranya - lima lebih sedikit dibanding rekor Gerd Mueller.


Sedangkan pemain tuan rumah bersama Polandia, dua pemain bintang kelahiran Prancis Ludovic Obraniak dan Damien Perquis memberikan komentar tentang kehadiran mereka dalam tim.


"Saya sudah dua tahun bersama tim nasional dan hari ini saya merasa seperti orang Polandia. Saya mencintai Polandia dan saya mencintai teman setim saya juga," kata pemain tengah Bordeaux dengan aksen Polandia, sehingga disambut tepuk tangan para wartawan.


Sedangkan Yunani, merasa yakin mereka dapat mengulang keberhasilan mereka pada Euro 2004 di Portugal dan akan mengalahkan tuan rumah pada laga pembuka Jumat.


Pemain bertahan Giorgos Tzavellas mengatakan, "Kami tidak takut menghadapi Polandia." "Polandia akan memainkan pertandingan berat di rumah sendiri pada laga pertama mereka. Saya yakin kami dapat mengulang keberhasilan pada 2004 ketika kami mempecundangi tim tuan rumah," katanya.


Di seberang perbatasan di Ukraina, tempat pertandingan final pada 1 Juli, Andriy Shevchenko mengkhawatirkan penampilan timnya di Grup D bersama Swedia, Inggris dan Prancis, setelah mereka kalah dalam laga persahabatan atas Austria.


Inggris diharapkan tiba di Krakow, Rabu, sedangkan Prancis di Dinetsk, Ukraina, setelah menjalani pertandingan persahabatan lawan Estonia di Le Mans, Prancis, Selasa petang.


Inggris tidak diperkuat pemain cedera Frank Lampard, Gareth Barry dan Gary Cahill dan juga tanpa pemain bintang Manchester United Wayne Rooney, pada laga pertama penyisihan grup, karena sedang dihukum.


Rekan setim Rooney di Old Trafford, Rio Ferdinand, seperti dikatakan agennya, mendapat perlakuan tidak baik dari pelatih Roy Hodgson, yang tidak memilihnya masuk dalam tim untuk menggantikan pemain bertahan Cahill.


sumber:suarapembaruan.com

0 komentar:

Posting Komentar